4 Cara Membedakan Smartphone Resmi dan BM


Peredaran hp Black Market (BM) masih ada-ada saja di Indonesia. Serta saat ini peredaran hp BM makin luas baik dengan online atau off line. Di online, e-commerce diindikasikan jadi wadah yang seringkali dipakai oleh beberapa pelaku dalam jual hp BM. 

Permasalahan ini seolah tidak diketemukan akarnya. Permasalahan hp BM ini perlu perhatian spesial dari pemerintah Indonesia, vendor smartphone, toko retail, e-commerce serta beberapa faksi berkaitan. Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo) sudah meluncurkan aplikasi untuk menahan hp BM bernama Sirani waktu lalu. 

Permasalahan hp BM ini jadi perhatian spesial buat pemerintah Indonesia seperti Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin). 

Baik pemerintah Indonesia, vendor smartphone, toko retail, e-commerce terus berupaya untuk melawan peredaran hp BM itu. Namun saja beberapa konsumen harus cermat saat beli satu smartphone. 

Hp BM memang mempunyai harga yang tambah murah dibanding smartphone orisinal. Ini karena hp BM tidak terserang pajak atau lisensi dari satu produk. Berikut sebagai daya tarik warga Indonesia untuk beli hp BM. 

Tetapi, seringkali hp BM itu alami kehancuran atau cacat. Beberapa konsumen tidak dapat complain ke vendor smartphone sebab tidak terdapatnya garansi sah. Umumnya cuma garansi toko saja. 

Barang tidak cocok keingginan jadi efek jelek yang seringkali dirasakan pemburu hp BM. Untuk memperbedakan mana hp orisinal serta hp BM diperlukan kecermatan buat beberapa konsumen. 

Tersebut langkah memperbedakan mana hp orisinal mana hp BM. 

1. Yakinkan hp yang dibeli telah sah edar di Indonesia 

Sebelum beli smartphone, semestinya Anda lakukan analisa kecil tentang hp yang telah sah masuk Indonesia. Mencari info tentang hp sah yang edar di Indonesia. 

Anda dapat cari info di situs sah hp yang ingin Anda beli. Bila hp itu tidak sah masuk ke Indonesia, tetapi tersebar di pasar tanah air, diyakinkan hp itu BM. Cek juga apa hp itu memperoleh sertfikasi serta garansi sah. 

2. Cek toko partner yang bekerja bersama dengan vendor smartphone 

Umumnya beberapa vendor smartphone saat mengeluarkan produk baru di Indonesia, mereka bekerja bersama dengan toko retail atau e-commerce. Bila diketemukan hp di toko atau e-commerce yang tidak bekerja bersama dengan vendor smartphone itu, kemungkinan besar hp itu ialah BM. 

3. Jangan tergiur pada harga murah 

Umumnya hp BM yang tersebar di market harga relatif murah. Ini karena hp itu tidak masuk jalan sah serta tidak terserang pajak. Sebelum beli hp, cek dahulu harga dari hp itu. Bila harga tambah murah dari harga aslinya, jangan langsung tergiur, sebab peluang ini hp BM. 

4. Hp telah tersertifikasi 

Yakinkan hp yang ingin Anda beli telah tersertifikasi oleh Kemenperin serta Kominfo. Hp sah umumnya ada cap yang berisi nomer sertifikat. Selanjutnya, nomer itu dapat Anda cek di sertifikasi.postel.go.id. Anda dapat juga memeriksa apa hp itu sah atau BM lewat aplikasi Sirani garapan Kominfo yang bisa di unduh di Play Store. 

Bila nomer sertifikat itu ada, berarti hp itu sah. Sesaat bila nomer itu tidak tampil, diyakinkan hp BM. 

Belum ada Komentar untuk "4 Cara Membedakan Smartphone Resmi dan BM"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel